Tadarus KelilingTadarrus Keliling

Memupuk Kecerdasan Sosial Melalui Kunjungan ke Rumah Teman

Usia kanak-kanak adalah fase yang sangat penting dalam menumbuhkan kecerdasan sosial sejak dini. Kemampuan adaptasi di lingkungan baru dan teman baru bila tidak dikenalkan sedini mungkin akan menyebabkan anak kesulitan beradaptasi di tempat yang baru.

Dengan tujuan menumbuhkan kemampuan adaptasi dan akhlaq bertamu di rumah orang lain, KB-TK Al Falah mengadakan kegiatan dengan tema “Aku Tahu Adab Bertamu”.Kegiatan tersebut meliputi dua kegiatan yaitu Tadarrus Keliling untuk TK B dan Bermain ke Rumah Teman untuk Kelompok Bermain dan TK A.

Siswa SD Sedang ObservasiSiswa SD Al Falah Sedang Observasi di AUTO2000

SD Al Falah Surabaya Student Goes to Bengkel

Pada hari Senin (1/9/2014) Ustad Jandra Malewa, selaku wakil kepala sekolah mendapat undangan dari PT. Toyota Astra Motor dalam rangka “Student Goes to Bengkel”. Beliau bergegas memberitahu siswa kelas VA untuk mempersiapkan diri mengunjungi dealer dan office Auto 2000 di Jl. A. Yani, Surabaya. Anak-anak nampak begitu antusias mendengar kabar tersebut.

Esok harinya, Selasa (2/9/2014) tepat pukul 09.00 lima mobil penjemput dari Auto 2000 sudah siap mengantar anak-anak menuju lokasi. Seluruh siswa nampak tidak sabar untuk segera berkunjung, tidak lupa sebelum berangkat anak-anak didampingi Ustadzah Maryam selaku wali kelas berkumpul dan berdoa bersama.

Kegiatan AMTKegiatan AMT Siswa SMP AlFalah Deltasari

AMT Bekal Menempa Mental

SMP Al Falah Deltasari untuk menghantarkan kesuksesan siswa-siswinya membuat program yang berkelanjutan. Pada awal masuk semester gasal, semua siswa kelas sembilan mengikuti kegiatan tes diagnostic sebagai data pemetaan potensi kemampuan siswa. Sehingga, sekolah dapat mengetahui potensi siswa untuk pembinaan selanjutnya. AMT (achievement motivation training) adalah sebagai kelanjutan program. Tepat pada Jumat-Sabtu, 29-30 Agustus 2014, sekolah kerja sama dengan Sherpa Camp mengadakan AMT yang bertempat di Villa Pondok Claket Indah Mojokerto dan diikuti oleh 172 siswa serta 18 guru pendamping.

Syndicate content

Artikel

Keterpaduan dan Keterbukaan Orang Tua dan GuruKeterpaduan dan Keterbukaan Orang Tua dan Guru

Keterpaduan dan Keterbukaan Antara Sekolah dan Orang Tua

Oleh : Kartika Nawangsasi, S.S. (Guru SD Al Falah Surabaya)

Baru-baru ini, Wakil Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Musliar Kasim mengatakan bahwa bahasa Inggris di sekolah dasar akan dihapus, mata pelajaran ini ditiadakan untuk siswa SD karena untuk memberi waktu kepada para siswa dalam memperkuat kemampuan bahasa Indonesia sebelum mempelajari bahasa asing. Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Ilmu Pengetahuan Sosial melebur menjadi Ilmu Pengetahuan Umum. Selanjutnya kurikulum akan dirombak dengan pendekatan tematik integratif yang mengombinasikan antara 6 pelajaran utama yakni PPKN (sebelumnya PKn), Agama, Bahasa Indonesia, Matematika, Seni Budaya dan Pendidikan Jasmani. Perombakan ini untuk sementara memang hanya untuk kelas 1-3, sedang kelas 4-6 masih didiskusikan lagi.

Jelas, kurikulum seperti ini mengacu kepada kurikulum Eropa, Finlandia khususnya. Namun keadaan di Finladia tentu saja tidak sama dengan di Indonesia. Mulai dari sumber daya sampai prasarana. Tidak perlu kita membandingkan dengan kondisi Indonesia yang berada di pelosok, dengan yang di kota besar saja sudah terlihat perbedaannya. Kalaupun ada yang setaraf dengan Finlandia tentu tidak lebih dari seperempatnya. Selain itu, di Finlandia tidak ada assesment dan siswa dibebaskan untuk memilih kurikulum yang diminati.

Ust. Juwito Ashari, M.A.Ust. Juwito Ashari, M.A.

Konsep Penyiapan Generasi Masa Depan

Oleh : Juwito Ashari, M.A. (Guru SD Al Falah Surabaya)

Dalam menghadapi tahun pelajaran baru banyak yang harus dipersiapkan. Kesiapan finansial untuk mencukupi kebutuhan perlengkapan sekolah, kesiapan psikologi anak untuk menghadapi tantangan baru di kelas baru dan kesiapan program pendidikan yang mampu mengantarkan anak-anak untuk menjadi generasi saleh-salehah. Semua kesiapan tersebut saling berkaitan.

Pada kesempatan ini yang paling penting adalah menyamakan persepsi bersama tentang kesiapan program pendidikan yang akan dilaksanakan oleh anak-anak, orang tua/wali murid, dan seluruh ustadz-ustadzah. Untuk itu, kita akan mencoba memahami bersama dengan pendekatan Qurani (surat Al Fatihah) dan sunnah nabi.

Surat Al Fatihah sebagaimana yang sudah kita pahami adalah sebagai Ummul Quran atau induknya Al Quran yang isinya adalah meliputi seluruh isi Al Quran. Artinya dengan memahami surat Al Fatihah kita akan mendapatkan gambaran global tentang seluruh konsep kehidupan termasuk di dalamnya konsep strategi penyiapan generasi masa depan yang saleh-salehah.

  • Artikel lainnya