Kegiatan "Happy Morning" di KB-TK Al FalahKegiatan "Happy Morning" di KB-TK Al Falah

Terdepan dalam Inovasi Pendidikan

KB-TK Al Falah dalam kiprahnya banyak memberi inspirasi bagi sekolah-sekolah yang ada di Surabaya, Jawa Timur, maupun di Indonesia pada umumnya. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya kunjungan atau studi banding ke KB-TK Al Falah Surabaya.

Tak hanya sekolah di Surabaya, bahkan dari luar pulau Jawa seperti Balikpapan juga berkunjung untuk mengadopsi kebaikan KB-TK Al Falah. Berbagai program kegiatan pembelajaran mendapat perhatian baik para tamu.

Orang Utan Pun Ikut Jalan SehatOrang Utan Pun Ikut Jalan Sehat

Al Falah Gathering, Orang Utan pun Ikut Jalan Sehat

Pelaksanaan Al Falah Gathering tahun 2012 kali ini dilaksanakan di Kebun Binatang Surabaya (KBS). Pesertanya lebih dari 700 orang, terdiri atas pegawai, pengurus Lembaga Pendidikan Al Falah (LPF) Surabaya beserta keluarga, suami, istri, dan anak-anaknya. Sebagai rasa sayang LPF terhadap binatang serta untuk memeriahkan acara, diikutertakan dalam jalan sehat itu beberapa ekor orang utan.

Kegiatan tersebut bertujuan meningkatkan kebersamaan pegawai dan keluarga besar Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya. Dengan demikian, insya-Allah meningkatlah rasa syukur segenap keluarga besar LPF Surabaya.

Kang Bahri (tengah) bersama Guru SMP Al FalahKang Bahri (tengah) bersama Guru SMP Al Falah

Menyimak Perjalanan Haji Darat Kang Bahri

“... Melaksanakan haji adalah kewajiban manusia terhadap Allah, yaitu bagi orang yang sanggup mengadakan perjalanan ke Baitullah. Barang siapa mengingkari kewajiban haji, maka sesungguhnya Allah maha kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam. ( QS. Ali Imran : 97 ).

Jadi ingat cerita mbah-mbah buyut kita dulu. Kalau ingin menunaikan ibadah haji harus melakukan perjalanan yang lama, berbulan-bulan naik kapal laut. Sekarang semangat haji ini ditiru oleh Kang Bahri, berangkat haji lewat jalur darat. Ketika ditanya mengapa melakukan haji lewat jalur darat, padahal alat tranportasi udara sudah canggih, beliau menjawab, “Saya berangkat haji lewat jalur darat, tak lebih hanya ingin menghibur masyarakat yang mau berangkat haji tanpa mendapat waiting list 10 tahun. Bahwa masih ada alternatif haji lewat jalur darat.”

Syndicate content

Artikel

Ana Christanti, M.Pd.Ana Christanti, M.Pd.

Rabbani dalam Bingkai Pendidikan Karakter-Budi Pekerti

Oleh : Ana Christanti, M.Pd.
(Kepala SMP Al Falah Deltasari, Sidoarjo)

Sesungguhnya pada kisah-kisah mereka terdapat pengajaran untuk orang-orang yang berakal. Al Quran bukan cerita yang dibuat-buat, melainkan membenarkan (kitab-kitab) sebelumnya serta menjelaskan segala sesuatu serta sebagai petunjuk dan rahmat untuk yang beriman. (Q.S. Yusuf: 111)

Dunia terus berputar. Perilaku manusia berubah dan berkembang untuk menjawab tuntutan zaman sembari menentukan rumus mengendalikan kehidupannya. Pendidikan merupakan ikhtiar menjawab tantangan itu.

Namun, saat melaju di rel yang salah arah akibat jebakan modern dengan hedonisme sebagai prioritas, pendidikan kehilangan roh sebagai sarana jitu memanusiakan manusia, mendewasakan, serta menjauhkannya dari prinsip memegang teguh dan menjunjung kebenaran.

Kompleksitas muatan beragam institusi pendidikan saat ini, pada satu sisi, menawarkan bermacam nutrisi pengetahuan kepada peserta didik agar mampu mengenali isi dunia. Di sisi lain, proses itu bisa saja menjebak mereka dalam godaan mendewakan pemikiran menurut versinya sendiri andai tidak cukup dilandasi pemahaman mendalam atas hakikat berilmu serta teladan dalam interaksi pendidikan.

Ust. Tukin, S.Pd.Ust. Tukin, S.Pd.

MENDIDIK ANAK DENGAN AKHLAK

Oleh : Tukin, S.Pd.
(Kepala SD Al Falah Surabaya)

“Setiap anak terlahir dalam keadaan fitrah dan orang tualah yang menjadikan anak itu Yahudi, Nasrani, ataupun Majusi” (al Hadist).

Seorang anak ibarat kertas putih, apakah kertas itu dicoret dengan tinta warna merah, abu-abu, hitam pekat atau tetap dijaga putih selamanya, semua bergantung pada pola pendidikan yang diberikan oleh orang tua.

Pada dasarnya semua orang tua menginginkan putra-putrinya sukses, baik di dunia terlebih di Akhirat kelak. Bahkan seorang perampok sekalipun tetap punya keinginan agar anaknya jadi anak yang baik dan sukses tidak seperti dirinya. Pendidikan yang baik jualah yang dapat mengantarkan putra-putri kita menjadi generasi yang sukses menatap masa depan. Di samping kecerdasan akademik yang baik, pola pembinaan akidah akhlak harus senantiasa kita berikan kepada mereka. Pola pembinaan ini kita lakukan terus-menerus dan berkelanjutan. Sumber pembinaan utama akhlak terdapat dalam Alquran dan As Sunnah. Ketika sayidah Aisah ditanya salah satu sahabat tentang akhlak Rosululloh, beliau menjawab bahwa akhlak Rosululloh adalah Alquran. Ada banyak pembelajaran akhlak yang terdapat dalam Alquran. Kisah Luqmanul Hakim dapat menjadi salah satu teladan bagi kita tentang pola pembinaan akhlak anak. Kisah tersebut terdapat dalam surah Al Luqman 13-19 yang antara lain berisi:

  • Artikel lainnya