happy morninghappy morning

Optimalisasi Perkembangan Anak Melalui Happy Morning

Dunia anak adalah dunia bermain. Segala sesuatu yang dilakukan dengan bermain menjadi lebih menyenangkan bagi anak. Hal ini dipahami oleh para pendidik di KB-TK Al Falah. Maka dilakasanakan kegiatan bertajuk Happy Morning yang dilaksanakan secara rutin seminggu 2x di halaman sekolah.

Dengan durasi waktu 45 menit, anak-anak diajak untuk bermain berbagai macam kegiatan yang di setting untuk mengembangkan 3 ranah perkembangan, yaitu aspek Sosial yang bertujuan untuk melatih anak bersosialisasi dengan teman sebaya, aspek yang mengembangkan kemampuan anak untuk berpikir secara logis dan kemampuan Motorik untuk mengembangkan kemampuan motorik halus dan kasar.

bazzarOpening Entrepreneur Day in SD Al Falah

Kidz Entrepreneur Day SD Al Falah Surabaya

Ada yang tidak biasa di SD Al Falah Surabaya pasca Tes Akhir Semester, siswa - siswi sibuk menyiapkan stand dan barang-barang dagangan di halaman sekolah. Kesibukan para siswa di pagi hari itu karena menyambut Pekan Entrepreneurship Kidz yang digagas oleh ustad dan ustadzh SD Al Falah Surabaya. Pekan Entrepreneurship Kidz ini bertujuan melatih jiwa kewirausahaan siswa sejak dini.

Kewirausahaan perlu di pupuk sejak dini untuk melatih menemukan ide kreatifitas dan kemandirian siswa sebagai bekal mereka di masa yang akan datang. Harapan yang terpenting dari kegiatan ini para siswa diajarkan membuat usaha yang halal dan jujur. Dalam Pekan Entrepreneurship Kidz Kali ini melibatkan siswa dan siswi SD Al Falah dari kelas 4 sampai kelas 6. Acara ini dibuka langsung oleh Ustad Syahrial Riski selaku Kepala Sekolah.

ClassmeetingClassmeeting

Class Meeting Ajang Menumbuhkan Semangat Juara

Setelah berakhirnya Ujian Akhir Semester (UAS) tahun pelajaran 2014 – 2015, seluruh siswa tetap semangat dan giat masuk sekolah meskipun tidak ada pembelajaran di sekolah. Mereka masih menunggu hasil ujian semester diumumkan dan pembagian nilai rapot. Dua hari setelah ujian, siswa yang belum tuntas mencapai nilai KKM harus mengikuti proses remedial. Sementara itu siswa lainnya berhak mengikuti kegiatan lain yang bermanfaat. Dalam kondisi seperti ini sekolah tidak pernah sepi dari kegiatan karena OSIS SMP Al Falah mengadakan program class meeting yaitu lomba antarkelas.

Syndicate content

Artikel

Abdillah F Hasan Abdillah F Hasan

Positif Thinking for Students

Oleh : Abdillah F Hasan (Pendidik di SMP Al-Falah)

Dalam hidup ini banyak ditemukan kisah dari orang-orang hebat yang ‘tidak diduga,’ namun mampu mengubah keadaannya tiga ratus enam puluh derajat. Dari level bawah, merangkak, berjalan, dan mendaki hingga meraih puncak. Syekh Amar Bugis, sejak lahir dalam keadaan cacat. Tidak ada anggota tubuh yang bisa digerakkan kecuali mulut dan mata. Namun ketika menginjak 13 tahun sudah hafal Quran 30 Juz. Kini beliau menjadi cendikiawan Muslim kaliber dunia. Hirotada Ototake dari Jepang, tidak punya tangan dan kaki. Tapi ia menginspirasi jutaan orang lewat kisah hidup dan perjuangannnya yang ia tulis dalam bukunya yang terkenal, ”No One’s Perfect”. Begitu juga, Nick Vujicic, motivator asal Australia ini mengalami sindrom langka, tetra-amelia, yaitu penyakit yang membuat dirinya tidak memiliki lengan dan kaki sejak lahir. Tapi siapa sangka popularitasnya membelakkan mata dunia. Abraham Lincoln yang menjadi presiden ke 16 Amerika, mulanya hanya seorang kuli. Bahkan Imam al-Ghazali, ulama kondang sepanjang zaman, hanya anak tukang tenun yang berasal dari keluarga sangat sederhana.

Defi Aryani Ega W.S, S.PsiDefi Aryani Ega W.S, S.Psi

Biblioterapi dengan Al Quran

Oleh : Defi Aryani, S.Psi (Guru BK SMP Al Falah)

Setiap hari kita tidak pernah lepas dari aktivitas membaca. Membaca mengajarkan kita banyak hal yang tidak kita ketahui sebelumnya. Dalam Al-qur’an ayat yang pertama kali turun berisikan perintah membaca “Bacalah dengan nama Tuhan yang menjadikan”. Tentunya kita semua tahu itu. Perintah pertama saat wahyu itu turun yaitu “membaca”. Lantas masih adakah keinginan untuk tidak membaca hari ini? Aktivitas ini sangat mudah dan tanpa memerlukan banyak energi. Hanya konsentrasi dan keinginan yang membuat aktivitas ini menjadi nyata.

Membaca masuk dalam ranah terapi yang sangat berpengaruh bagi pembaca. Pernahkah Anda mendengar kata biblioterapi? Biblioterapi merupakan salah satu cara terapi yang digunakan dengan media buku sebagai terapi. Mungkin beberapa dari kita berpikir haruskah terapis yang melakukannya? Sebagian memang membutuhkan arahan terapi. Tapi tujuan dari biblioterapi tentu saja berhak diketahui semua orang. Siapapun dari diri kita bisa menjalankan terapi ini di rumah. Tujuannya dengan gemar membaca menjadikan kita lebih baik dari sebelum kita membaca.

  • Artikel lainnya