Pesta Demokrasi ala SD Al Falah

Pesta Demokrasi ala SD Al Falah Pesta demokrasi yang diselenggarakan di Senin pagi sampai sore hari itu, berupa simulasi Pemilihan Umum (Pemilu) lengkap. Pemilu untuk memilih Presiden dan wakil Presiden Al Falah periode 2017-2018. Tidak hanya kelas 6, kegiatan ini juga melibatkan sebagian besar civitas SD Al Falah.
Pembelajaran PKn yang materi uraiannya tentang kepemimpinan utamanya tentang fungsi dan tugas lembaga negara, terkadang menjadi sesuatu yang abstrak bagi siswa. Mereka tidak bersinggungan secara langsung, sehingga sulit memahami. Untuk itulah kegiatan simulasi pemilu ini dilaksanakan.
Ustaz Wildanum Akromudin selaku guru pengampu mata pelajaran Pkn menjelaskan bahwa kegiatan ini sudah dimulai sebelum tema Kepemimpinan dimulai. Pertama, adalah memilih wakil dari masing-masing kelas. Di kelas 6A diwakili Sulthan Dhafir Rafief dan Agha Aryo Utomo (Raga), 6b diwakili Salwa Maulia dan Lyanda Razita Maulana (Sadar), 6c diwakili Fatih Madani Irham Muhammad Amin dan Reynard Rakha Anartha (Dare), serta 6d diwakili Nayla Rahma Mawardi dan Kineisha Rana Salsabila (Maneis). Kemudian membetuk tim sukses, ketua dan anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Masing petugas melaksanakan seluruh tugasnya. Presiden dan Wakil Presiden dibantu tim suskses merumuskan visi dan misi. Tim sukses berkampanye, masuk ke kelas-kelas mempromosikan kandidatnya. Tak hanya itu, mereka juga menyiapkan pernak-pernik seperti pin yang akan dibagikan juga topi khusus yang mereka buat. Demntikian juga dengan Ketua dan anggota KPU. Mereka menghitung jumlah pemilih, menyebarkan undangan. Semua bekerjasama untuk menyukseskan kegiatan Pemilu.
Dan ketika hari Pemilu tiba, semua siswa terlihat antusias. Bahkan adik kelas 4 dan 5 yang terlibat sebagai pemilih, sudah hadir sebelum pemilu dibuka. “Aku pilih nomor 3 ustadzah!” Sedang yang lainnya menyahut,”Kalau aku pilih nomor 4, soalnya mbaknya hapal 2 juz!” Simulasi Pemilu dibuka secara langsung oleh Ustaz Jantra selaku Kepala Sekolah.
Alhamdulillah, Pemilu berjalan lancar. Semua melaksanakan tugasnya dengan baik. Ustaz dan ustazah, petugas Satpam, Cleaning Service dan siswa kelas 4,5,6 telah mengambil hak pilihnya. Pada perhitungan suara, kandidat nomor 4, Nayla Rahma Mawardi dan Kineisha Rana Salsabila terpilih dengan jumlah 133 suara.
Diharapkan pada kegiatan ini siswa dapat lebih memahami pelajaran di kelas, belajar dipilih dan memilih, jujur, berkompetisi, menghargai orang lain, siap menang, dan siap pula menerima kekalahan. Semoga kalian semua kelak bisa menjadi pemimpin yang amanah.(tik)