Usroh Memperkokoh Ukhuwah Imaniah

sudah-edit-usroh-lpf-bu-ani-3

Usroh Memperkokoh Ukhuwah Imaniah

Usroh merupakan salah satu pendekatan dakwah Rasulullah Saw yang telah diwariskan pada umat Islam dari masa lalu. Jika mengamati aktivitas usroh yang dilaksanakan pertama kali oleh Rasullullah Saw, selain mengajarkan setiap ayat yang diturunkan, Rasullullah Saw juga menekankan proses pembinaan sifat-sifat luhur, seperti baik hati, amanah, bertanggungjawab, berbicara benar, berani dan sebagainya di dalam diri para sahabat.

Mengikuti teladan Rasullullah Saw, pada tanggal 12 November 2016, Lembaga Pendidikan Al Falah (LPF) Surabaya mengadakan kegiatan usroh pegawai LPF yang dilaksanakan setiap triwulan. Usroh pegawai LPF kali ini bertempat di rumah Ustadzah Istiani yang beralamat di Griya Kartika XI/S-19 Sedati Juanda dan dihadiri oleh seluruh pegawai LPF dengan jumlah tak kurang dari 170 orang.

Acara tersebut dipandu oleh Ustadz Muhammad Ainun Safi’ Habibi. Kegiatan diawali dengan pembacaan ayat suci Al Quran yang dibawakan oleh Ustadz Lutfi Maksum Mustofa. Setelah itu disampaikan beberapa sambutan. Yang pertama dari tuan rumah. Ustadzah Istiani menyampaikan terimakasih kepada ustadz/ustadzah yang sudah hadir dan khususnya dari jenjang SD yang telah membantu mempersiapkan segala sesuatu sehingga kegiatan bisa terlaksana. Sambutan ke dua disampaikan oleh Direktur LPF, Ustadzah Siti Fauziah, S.Pd.

Sesuai dengan pesan Direktur LPF bahwa tujuan dilaksanakan usroh LPF ini adalah untuk mempererat ikatan tali silaturahim, karena ikatan saudara tidak hanya saudara kandung tapi juga saudara yang ditautkan dengan iman dan Islam. Jadi tidak hanya sebagai ikatan rekan kerja tetapi lebih sebagai ikatan persaudaraan atau ikatan mujahadah bersama-sama berjuang berdakwah di bidang pendidikan di Lembaga Pendidikan Al Falah Surabaya.

Selain itu Direktur LPF juga mengingatkan bahwa tugas guru tidak hanya mengajar saja tetapi juga berdakwah. Mengajar hanya proses melakukan transfer ilmu, sedang berdakwah yang paling utama adalah uswah atau contoh. Jadi, ketika seorang guru meminta anak-anak mengerjakan sesuatu maka pastikan bahwa guru yang pertama mengerjakannya. Sehingga anak-anak tidak melihat perbedaan antara perkataan dan perbuatan.

Contoh yang sederhana, bagaimana ketika guru meminta anak-anak segera datang ke masjid ketika azan sudah berkumandang. Maka guru juga harus bersegera datang dan mendampingi anak-anak shalat berjamaah sebelum iqamah datang sehingga anak-anak melihat ustadz-ustadzahnya sebagai contoh terbaik baginya.

Selanjutnya adalah tausiyah yang disampaikan oleh Ustadz Ifan Agus Prasetyo. Terakhir ditutup dengan doa yang dibacakan oleh Ustadz Moch. Djufri, S.Pd.I. Alhamdulillah, para peserta usroh antusias dalam mengikuti kegiatan ini. Semoga Allah memudahkan langkah kita dalam jalan dakwah dan silaturrahim. Amin. (Galih)

Demi masa. Sesungguhnya manusia itu benar-benar dalam kerugian. Kecuali orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal saleh dan nasehat menasehati supaya mentaati kebenaran dan nasehat menasehati supaya menetapi kesabaran. (Q.S. Al Ashr 1-3)