Lebih Mengenal Lingkungan dengan Berwisata Desa

Mengenal LingkunganMengenal Lingkungan

Lebih Mengenal Lingkungan dengan Berwisata Desa

Pagi yang mendung kala itu tidak menyurutkan semangat anak-anak kelas 3 SD Al Falah Surabaya untuk datang ke sekolah lebih pagi dari biasanya. Mereka datang ke sekolah dengan semangat lebih dan dengan wajah ceria. Sepertinya, cuaca saat itu tidak mempengaruhi keceriaan mereka.

Pagi itu anak-anak kelas 3 SD Al Falah Surabaya akan mengikuti kegiatan studi kontekstual di Wisata Desa di Mojokerto, tepatnya di desa Karanggeneng, kecamatan Dlangu, kabupaten Mojokerto. Sesuai dengan kesepakatan, kami berangkat ke Wisata Desa dengan menggunakan dua bis. Keberangkatan kami ke Wisata Desa sesuai jadwal dan alhamdulillah, tiba di lokasi pun tepat waktu.

Setibanya di lokasi, kami disambut oleh tim Wisata Desa. Anak -anak langsung menaruh tas di tempat yang sudah disediakan dan menuju ke lapangan. Setelah membagi kelompok dan berkenalan dengan tim pemandu, kegiatan pun dimulai.

Setelah melakukan yel-yel, kegiatan pertama pada hari itu diawali dengan berjalan kaki berbaris dua-dua menuju MI Nurul Huda. Ya, kami dari SD Al Falah berkunjung ke sekolah tersebut. Kegiatan ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa syukur anak-anak SD Al Falah karena mereka mendapatkan sekolah yang lebih lengkap fasilitasnya dan lebih bagus, serta melatih anak-anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan baru yaitu pedesaan. Sambutan yang luar biasa terpancar dari wajah-wajah lugu mereka. Mereka berkumpul dan bersosialisai bersama. Kunjungan ini diakhiri dengan pemberian kenang-kenangan dan ucapan kesan yang diwakili oleh ananda Ihab, kelas 3C

Kegiatan dilanjutkan dengan tracking, dalam kegiatan ini anak-anak melakukan beberapa challenge game. Setiap kelompok berkompetisi untuk menyelesaikan tantangan yang diberikan di setiap pos. Mereka harus melewati beberapa pos untuk sampai di pos terakhir. Setiap pos mempunyai tantangan tersendiri, mulai yang bersifat kognitif, kerjasama, kepemimpinan dan penjelajahan.

Perjalanan dilanjutkan kembali dengan berbaris dua-dua menuju ke lokasi tanam padi dan tangkap ikan. Terik matahari tidak mempegaruhi keantusiasan dan keceriaan anak-anak. Sesampainya di lokasi, anak-anak kembali dibagi menjadi 2 kelompok yaitu kelompok putra dan kelompok putri. Setelah mendengarkan instruksi cara menanam padi dari salah satu petani yang sudah disiapkan oleh tim Wisata Desa. Setelah menanam padi, mereka mendapatkan bonus menangkap ikan. Setelah berlumpur-lumpur, kembali mereka langsung mendapatkan semprotan air untuk menghilangkan lumpur yang ada di baju mereka dan kemudian menuju ke kolam renang. Walaupun sudah banyak kegiatan yang sudah dilalui anak-anak tetapi tidak tampak lelah di wajah mereka. Hal ini terlihat ketika di dalam bis mereka antusias saling bercerita tentang kegiatan mereka sepanjang perjalanan. Pengalaman belajar yang mereka dapatkan pada hari itu sungguh membuat mereka menemuka pengalaman baru yang benar-benar mengesankan bagi mereka. Akhirnya kami tiba di sekolah tepat waktu sesuai dengan jadwal yang sudah ditentukan. Alhamdulillah. (Dyah)